Magister Arsitektur (S2)

Pendidikan Program Magister Arsitektur di Universitas Diponegoro diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan internal dan eksternal.

Kebutuhan internal adalah kebutuhan untuk mempelajari arsitektur secara lebih mendalam dan tidak hanya untuk kepentingan profesional saja, tetapi juga untuk kepentingan bersifat  nasional.

Pendidikan Magister Arsitektur ini akan menekanan pada pemahaman dan penghayatan arsitektur tropis, sesuai dengan kondisi geografis dan iklim di Indonesia.

Selain itu, juga untuk menggali dan mengembangkan ilmu arsitektur kontekstual berlandaskan budaya nasional yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi era globalisasi.

Kebutuhan eksternal adalah kebutuhan yang dirasakan oleh arsitek, baik dari profesional birokrat, dari pengetahuan berwawasan luas dan lebih dalam mengenai masalah bangunan dan desain perkotaan dalam jangka panjang, yang akan menjadi lebih kompleks dan sangat melekat pada perkembangan ilmu dan teknologi saat ini

Program Magister Arsitektur Universitas Diponegoro memberikan pendidikan dasar pascasarjana, dan pendalaman dasar-dasar arsitektur yang merupakan mata kuliah wajib yang harus diberikan dalam semester 1, mata kuliah pilihan dapat diambil pada semester 2, mata kuliah studio/tugas khusus pada semester 3 dan mata kuliah tesis pada semester 4 dengan pembagian alur sebagai berikut :

Alur I : Konsentrasi Arsitektur Tropis

Alur II : Konsentrasi Arsitektur Lanjutan

Alur III : Konsentrasi Bidang Perancangan Kota

Kurikulum dengan 38 kredit dijabarkan dalam 4 semester (2 tahun). Alur-alur studi dimulai pada semester 2 bukan merupakan alur yang kaku (rigid). Mahasiswa peserta dari alur studi tertentu dapat menukar suatu mata kuliah alur yang dipilih, atau menambahkan alur studinya dengan mata kuliah tertentu alur studi lain dengan syarat bahwa jumlah SKS yang ditempuh keseluruhan tetap minimal 38 SKS dan maksimal 43 SKS

Program Studi Magister Arsitektur Universitas Diponegoro merupakan program Magister Teknik pertama di lingkungan Program Pasca Sarjana yang dilahirkan oleh Departemen Arsitektur dengan SK. Dikti. No. 125/DIKTI/Kep/1994 pada tanggal 16 Mei 1994. Secara hirarkis, sejak tahun 2013 Program Studi Magister Arsitektur Universitas Diponegoro berada di bawah pengelolaan langsung Fakultas Teknik. Sesuai disiplin keilmuan arsitektur yang dimiliki, maka Program Studi Magister Arsitektur Universitas Diponegoro berada di dalam Departemen Arsitektur sebagai salah satu departemen pada Fakultas Teknik.

Visi Program Studi Magister Arsitektur Universitas Diponegoro adalah menjadi program studi penyelenggara pendidikan magister arsitektur pada dua dekade / dasawarsa mendatang (2030) yang unggul dan menjadi pusat orientasi ber-Skala Regional dan dikenal di Asia Pasifik dalam pendalaman Ilmu Arsitektur yang berciri Tropis yang melestarikan potensi lokal Arsitektur Bangunan dan Arsitektur Kota di bidang Building Design / Perancangan Bangunan dan Urban Design / Perancangan Lingkungan-Kawasan Perkotaan

Berpedoman pada dan diturunkan dari Visi tersebut Misi Program Studi Magister Arsitektur Universitas Diponegoro adalah: a) menyelenggarakan pendidikan magister yang terbaik dan unggul dalam bidang Ilmu Arsitektur, yang lulusannya mampu berpikir logis dan komprehensif serta selalu siap mengikuti perkembangan zaman di bidang ilmu Arsitektur berciri Tropis yang melestarikan potensi lokal Arsitektur Bangunan dan Arsitektur Kota, dan mampu memecahkan persoalan Perancangan Bangunan dan Perancangan Lingkungan-Kawasan Perkotaan; b) melakukan penelitian dan publikasi ilmiah yang profesional sebagai sumbangan terhadap perkembangan di bidang ilmu Arsitektur berciri Tropis; c) menjadi pusat studi dan penelitian ilmu Arsitektur Tropis ber-Skala Nasional, serta mampu memberi rujukan kepada institusi lain dalam Perancangan Bangunan dan Perancangan Lingkungan-Kawasan Perkotaan; d) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas, otonom, akuntabel dan berakreditasi untuk membantu memecahkan persoalan yang ada di masyarakat sebagai penerapan dan pengembangan ilmu Arsitektur Tropis e) melakukan evaluasi secara teratur untuk meningkatkan kapabilitas, kualitas, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam kemandirian tata kelola penyelenggaraan program studi.