MTA (S2)

Pendidikan Pascasarjana Program Magister Teknik Arsitektur di Universitas Diponegoro diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan internal dan eksternal.

Kebutuhan internal adalah kebutuhan untuk mempelajari arsitektur secara lebih mendalam dan tidak hanya untuk kepentingan profesional saja, tetapi juga untuk kepentingan bersifat  nasional.

Pendidikan Magister Teknik Arsitektur ini akan menekanan pada pemahaman dan penghayatan arsitektur tropis, sesuai dengan kondisi geografis dan iklim di Indonesia.

Selain itu, juga untuk menggali dan mengembangkan ilmu arsitektur kontekstual berlandaskan budaya nasional yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi era globalisasi.

Kebutuhan eksternal adalah kebutuhan yang dirasakan oleh arsitek, baik dari profesional birokrat, dari pengetahuan berwawasan luas dan lebih dalam mengenai masalah bangunan dan desain perkotaan dalam jangka panjang, yang akan menjadi lebih kompleks dan sangat melekat pada perkembangan ilmu dan teknologi saat ini

Program Magister Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro memberikan pendidikan dasar pascasarjana, dan pendalaman dasar-dasar arsitektur yang merupakan mata kuliah wajib yang harus diberikan dalam semester 1 dan 2, dan mata kuliah keahlian di semester 3, dan 4 dengan pembagian alur sebagai berikut :

Alur I : Konsentrasi Arsitektur Tropis

Alur II : Konsentrasi Arsitektur Lanjutan

Alur III : Konsentrasi Bidang Perancangan Kota

Kurikulum dengan 40 kredit dijabarkan dalam 4 Catur Wulan (16 bulan). Alur-alur studi dimulai pada Catur Wulan 2 bukan merupakan alur yang kaku (rigid). Mahasiswa peserta dari alur studi tertentu dapat menukar suatu mata kuliah alur yang dipilih, atau menambahkan alur studinya dengan mata kuliah tertentu alur studi lain dengan syarat bahwa jumlah SKS yang ditempuh keseluruhan tetap minimal 40 SKS dan maksimal 46 SKS