INTERNATIONAL SUMMER SCHOOL ( Undip-UGM-Uzo Nishiyama Memorial Library )

INTERNATIONAL SUMMER SCHOOL ( Undip-UGM-Uzo Nishiyama Memorial Library )

Sejumlah 16 orang mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro telah diundang untuk turut serta dalam kegiatan tersebut yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 Agustus 2009 (dari jam 07.30 – 22.00 WIB setiap harinya).

Mahasiswa JAFT Undip yang sedang mengembangkan PBL (problem Based Learning) berkesempatan mengikuti seluruh kegiatan  bersama dengan 37 mahasiswa dari berbagai universitas di Jepang dan juga 27 mahasiswa dari UGM .

Kegiatan Summer School meliputi perkuliahan yang diberikan oleh dosen yang diundang dari Jepang dan UGM, studi lapangan , workshop serta presentasi untuk kompetisi karya mahasiswa.

BELAJAR, MENELITI DAN BEKERJASAMA DI
INTERNATIONAL SUMMER SCHOOL in YOGYAKARTA 2009
On PLANNING for SUSTAINABLE COMMUNITY in URBAN and RURAL AREAS

 The Uzo Nishiyama Memorial Library, sebuah institusi perpustakaan yang mempromosikan dan melakukan studi tentang arsitektur, perumahan dan permukiman Urban, yang berkedudukan di Kyoto, Jepang dan Jurusan Arsitektur Universitas Gajah Mada telah menjalin kerjasama dalam pelaksanaan program kegiatan Summmer School sejak tahun 2008 yang lalu. Sejumlah 16 orang mahasiswa Jursusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro telah diundang untuk turut serta dalam kegiatan tersebut yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 Agustus 2009 (dari jam 07.30 – 22.00 WIB setiap harinya). Mahasiswa JAFT Undip yang sedang mengembangkan PBL (problem Based Learning) berkesempatan mengikuti seluruh kegiatan  bersama dengan 37 mahasiswa dari berbagai universitas di Jepang dan juga 27 mahasiswa dari UGM . Kegiatan Summer School meliputi perkuliahan yang diberikan oleh dosen yang diundang dari Jepang dan UGM, studi lapangan , workshop serta presentasi untuk kompetisi karya mahasiswa.

Kegiatan summer school di mulai pada 16 agustus 2009 jam 09.00 dengan upacara pembukaan-orientasi  yang dilanjutkan dengan kuliah pembekalan yang menjelaskan jadwal dan memandu peserta dalam melakukan studi lapangan. Seusai pembekalan, makan siang, para peserta memulai kunjungan awal ke lokasi-lokasi penelitian bersama para dosen pembimbing untuk mengenali dan menyusun hipotesis awal tentang problema yang terjadi di lokasi penelitian. Pada hari pertama kunjungan di lakukan di kawasan historis Kota Gedhe, perkampungan Batik Giriloyo, perkampungan gerabah Kasongan dengan pendekatan studi permukiman urban-rural dan di akhiri dengan “Welcome Party” di rumah makan daerah Sleman untuk lebih mendekatkan para peserta sekaligus para pembimbingnya sehingga mereka dapat lebih bekerjasama pada saat penelitian. Pada hari kedua 17 agustus 2009, setelah sarapan para peserta kembali melakukan studi lapangan bersama para pembimbing dengan objek “area tepi kali Code”, “kawasan shopping street Malioboro”, “kawasan Magersari Kraton” dan di akhiri dengan workshop tahap awal, yaitu diskusi informal antar mahasiswa membahas tentang karakteristik, identifikasi problem, dan cara penganalisaan sehingga dapat menghasilkan solusi desain tentang objek kajiannya (Problem Based Learning)

Pada hari ketiga summerschool 18 agustus 2009, para mahasiswa secara mandiri dan telah bekerja dalam kelompok workshopnya melakukan penelitian lanjutan di lapangan, mengumpulkan data, melalukan diskusi in-situ dan mencoba merumuskan permasalahan pada studi lapangan kedua itu, sementara para dosen pemebimbingnya mengikuti symposium internasional di kampus arsitektur UGM.

Pada hari terakhir summerschool 19 agustus 2009, para mahasiswa melakukan workshop di kawasan kampus UGM dengan para anggota kelompoknya dan menyusun presentasi sebagai hasil dari studi lapangannya untuk di kompetisikan bersama kelompok lainnya pada acara commendation and closing summerschool 2009. Para mahasiswa dibebaskan menampilkan secara optimal hasil dari penelitiannya dengan berbagai macam cara mulai dari presentasi digital dengan powerpoint, maket 3D, presentasi model computer 3D, pin up panel, hingga presentasi drama yang menggambarkan problema lokasi penelitian hingga solusi dari mereka. Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan riset dasar, kreatifitas, inovasi mahasiswa didukung dengan kerjasama tim untuk mencapai hasil kehidupan yang lebih baik bagi perencanaan yang berkelanjutan pada komunitas urban maupun rural. Hari ini ditutup dengan farewell party yang di adakan di lingkungan kampus arsitektur UGM

Bagi insan akademisi, berkuliah, meneliti,berkreasi dan berinovasi merupakan sesuatu keharusan tetapi hal tersebut tidak harus selalu berada dalam satu kampus. Pengembangan perlu juga dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan pihak luar kampus sembari membuka cakrawala pengetahuan dengan keadaan yang lebih fleksibel dan nyaman. Pada akhir Summerschool para mahasiswa bertanya pada para dosennya “ Summerschool tahun depan kami boleh ikut lagi tidak???”…”walau tidak sebagai peserta, kami ingin ikut berpartisipasi lagi” sehingga dapat disimpulkan perlu lebih dikembangkan lagi problem based learning, join research, dan perkuliahan tidak harus selalu di akukan di bangku kampus untuk menambah wawasan internasional, tetapi pelu “out of box” sehingga dapat menghasilkan ilmu yang langsung dapat diterapkan pada komunitas untuk mendukung WORLD CLASS UNIVERSITY UNIVERSITAS DIPONEGORO.

Mahasiswa Peserta dan Dosen Pembimbing Universitas Diponegoro Summer School 2009 :

 

Mahasiswa

Pembimbing

1. Lukluk Zuraida Jamal  –
2. Ceratomia Sonaesti

Bangun IRH, ST.MT.

3. Ragil Rinawati  –
4. Rosy Ardiarini Gijarto  –
5. Nadya Victoryka  –
6. Putri Pramudya Wardhani

Ir. Wijayanti, M.Eng

7. Alpraditia Malik  –
8. Deni Aristanto  –
9. Misbah Pulung Khabibi  –
10. Gilang Arenza Judinaputra

Ir. Indriastjario, M.Eng

11. Maya Alfianti Setianingrum  –
12. Dieni Nikmatika Ulya  –
13. Mohamad Kassogi Irwanu  –
14. Nur Hikmatullailli

Atik Suprapti,ST,MT

15. Camelia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ one = 5